Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Halteng Perkuat Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif Lewat Aksi Nyata Penyerahan Bantuan Perlengkapan Usaha

Kegiatan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif

WEDA, HALMAHERA TENGAH – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif secara resmi menggelar agenda strategis bertajuk Kegiatan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif sebagai langkah nyata mempercepat transformasi ekonomi daerah. Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan dengan mengintegrasikan potensi lokal ke dalam rantai nilai kreatif yang lebih modern dan berdaya saing global.

Acara yang berlangsung khidmat pada tanggal 17 Desember 2025 ini menjadi tonggak sejarah baru bagi para pelaku usaha di Bumi Fagogoru dalam meningkatkan produktivitas mereka. Melalui pemberian bantuan sarana usaha yang tepat sasaran, kegiatan ini diharapkan mampu memicu inovasi berkelanjutan dan mengukuhkan posisi Halmahera Tengah sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif di masa depan.

Sinergi Membangun Kemandirian Lokal

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjawab tantangan global di sektor kreatif. Dengan memberikan dukungan fasilitas yang tepat sasaran, pemerintah berupaya memastikan para pelaku usaha memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar yang semakin kompetitif.

Penyerahan bantuan dilaksanakan di kantor Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Halmahera Tengah ini dihadiri langsung oleh para pemangku kepentingan serta masyarakat pelaku ekonomi kreatif (ekraf) yang terpilih sebagai penerima manfaat. Kehadiran para pimpinan daerah dalam seremoni ini menegaskan bahwa dukungan terhadap sektor ekraf merupakan prioritas dalam agenda pembangunan daerah. Para penerima bantuan diharapkan dapat memanfaatkan sarana tersebut untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas karya mereka.

Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif lewat aksi nyata Penyerahan Bantuan Perlengkapan Usaha melalui pendekatan yang lebih personal dengan turun langsung ke tengah masyarakat. Langkah jemput bola ini dilakukan untuk menyerahkan bantuan perlengkapan homestay secara spesifik, guna memastikan bahwa dukungan sarana prasarana menjangkau titik-titik potensial pariwisata daerah. Dengan berinteraksi langsung di lapangan, pemerintah dapat memastikan bantuan tersebut tepat sasaran sekaligus memberikan motivasi bagi pemilik hunian wisata dalam meningkatkan kualitas layanan bagi para pelancong.

Melalui inisiatif ini, pengembangan ekosistem ekonomi kreatif bukan sekadar slogan, melainkan misi terpadu untuk memastikan rantai nilai kreatif dari hulu ke hilir dapat berjalan optimal. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus bertindak sebagai fasilitator sekaligus akselerator bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Halmahera Tengah. Dengan memperkuat fondasi usaha mikro, pemerintah optimis sektor kreatif akan menjadi tulang punggung ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Detail Bantuan: Dari Akomodasi hingga Seni Budaya

Pemerintah menyadari bahwa setiap subsektor ekraf memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, melalui Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif dengan bantuan yang disalurkan bersifat spesifik dan menyasar langsung pada kebutuhan operasional pelaku usaha, di antaranya:

  1. Sektor Hunian (Homestay): Penyerahan perlengkapan homestay berkualitas untuk meningkatkan standar pelayanan wisatawan.
  2. Sektor Kuliner: Pemberian gerobak kuliner modern dan etalase kaca guna menunjang higienitas dan daya tarik visual produk makanan lokal.
  3. Sektor Seni dan Budaya: Penyerahan Alat Musik Tradisional Cakalele untuk memastikan pelestarian nilai-nilai luhur tetap terjaga di tengah modernisasi.
  4. Sektor Kriya: Dukungan berupa peralatan pembuatan miniatur Coka Iba, yang merupakan ikon budaya kebanggaan Halmahera Tengah.

    Dampak Jangka Panjang bagi Masyarakat

    Melalui aksi nyata penyerahan bantuan perlengkapan usaha ini, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Halmahera Tengah berupaya menciptakan ketahanan ekonomi jangka panjang bagi masyarakat melalui kegiatan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif. Dengan ekosistem yang semakin kuat, para pelaku ekraf diharapkan mampu meningkatkan skala produksi secara mandiri, membuka lapangan kerja baru bagi warga lokal, serta menjadikan Halmahera Tengah sebagai pusat inovasi kreatif yang mandiri dan berkelanjutan di masa depan.

    “Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan menjadi stimulus untuk inovasi yang lebih besar. Ekosistem yang kuat dimulai dari ketersediaan infrastruktur dan alat produksi yang mumpuni,” ujar perwakilan Dinas Parekraf dalam sambutannya.

    Menuju Halteng yang Kreatif dan Berdaya Saing

    Melalui Kegiatan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif ini, Pemkab Halteng optimis bahwa penguatan kapasitas pelaku ekraf dapat menekan angka pengangguran serta meningkatkan pendapatan masyarakat di sektor non-pertambangan secara signifikan. Langkah ini merupakan bagian dari peta jalan besar untuk mentransformasi potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi baru yang bertumpu sepenuhnya pada kearifan lokal dan kreativitas masyarakatnya.

    Kegiatan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif ini diakhiri dengan simulasi penggunaan alat secara langsung, yang memancarkan optimisme tinggi dari para pelaku ekraf yang kini merasa lebih berdaya dan siap melangkah lebih jauh dalam mengembangkan usahanya berkat dukungan penuh dari pemerintah daerah.

    Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Halteng Perkuat Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif Lewat Aksi Nyata Penyerahan Bantuan Perlengkapan Usaha
    Scroll to top