WEDA – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar Focus Group Discussion (FGD) hasil inventarisasi keragaman geologi sebagai usulan Warisan Geologi Halmahera Tengah. Kegiatan ini berlangsung di kawasan wisata Nusliko Park, Jumat (8/9/2023).
Keragaman Geologi Halmahera Tengah
Dalam paparannya, Abdul Kadir D. Arif, peneliti sekaligus Ketua IAGI Maluku Utara, menjelaskan bahwa keragaman geologi mencakup keunikan komponen geologi seperti mineral, batuan, fosil, struktur geologi, dan bentang alam. Menurutnya, warisan geologi memiliki nilai tinggi karena menjadi rekaman sejarah bumi yang langka, unik, indah, serta bernilai ilmiah.
Hasil Penelitian Sejak 2019
Sejak tahun 2019, penelitian menemukan 33 situs warisan geologi yang tersebar di tiga kecamatan:
- Kecamatan Weda → 23 situs, antara lain Bukit Loiteglas, Sungai Fidi, Delta Weda, Pulau Imam, Gugusan Pulau Kuleyefo, Danau Nusliko, hingga Nusliko Reef.
- Kecamatan Weda Tengah → 3 situs, termasuk Batugamping Berlapis Sawai Itepo dan Batu Serpih Sawai Itepo.
- Kecamatan Weda Utara → 7 situs, di antaranya Danau Legaelol, Goa Legaelol, Sungai Sageyen, dan Goa Batu Lubang.
Dedi, salah satu peneliti, menekankan pentingnya menjaga situs warisan geologi sebagai potensi pariwisata berbasis edukasi sekaligus kawasan konservasi berkelanjutan.
“Warisan geologi adalah objek geoheritage yang menjadi bagian dari cerita evolusi pembentukan daerah. Penetapannya bertujuan melindungi dan melestarikan nilai geologi sekaligus mengembangkan potensi geowisata dan geopark,” ujarnya.
Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa aktivitas tektonik dan vulkanik sejak zaman Cretaceous–Neogen telah membentuk gunung api, sistem karst, danau, hingga gugusan pulau yang kini menjadi kekayaan geologi Halmahera Tengah.
Dedi merekomendasikan agar proses pengusulan warisan geologi segera dilanjutkan dengan delineasi situs, mengingat beberapa lokasi menghadapi ancaman kerusakan akibat pemanfaatan lahan. Edukasi dan sosialisasi juga dinilai penting sebagai bagian dari upaya perlindungan situs dan roadmap menuju penetapan warisan geologi.