Dinas Pariwisata Halmahera Tengah Gelar Pelatihan Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif di Yogyakarta

Pelatihan bagi pelaku ekonomi kreatif

Pelatihan bagi pelaku ekonomi kreatif kembali digelar oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Halmahera Tengah sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif. Kegiatan ini dilaksanakan pada 21–28 September 2025 di Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta, dengan melibatkan 19 pelaku Ekraf dari berbagai kecamatan di Halmahera Tengah.


Komposisi Peserta Berdasarkan Subsektor

Sebanyak 19 peserta mengikuti kegiatan ini, dengan rincian sebagai berikut:

  • Kriya Anyaman: 12 orang
  • Batik di Kayu: 4 orang
  • Batok Kelapa: 3 orang

Asal Peserta dari Berbagai Kecamatan

Para pelaku ekonomi kreatif yang mengikuti pelatihan ini berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Halmahera Tengah, di antaranya:

  • Kecamatan Patani: 5 orang
  • Kecamatan Patani Barat: 3 orang
  • Kecamatan Weda Utara: 2 orang
  • Kecamatan Kota Weda: 3 orang
  • Kecamatan Weda Selatan: 1 orang
  • Kecamatan Pulau Gebe: 3 orang

Keberagaman asal peserta menunjukkan semangat bersama dalam meningkatkan kualitas produk kreatif berbasis lokal di seluruh penjuru Halmahera Tengah.

Pelatihan bagi pelaku ekonomi kreatif

Materi Pelatihan yang Diberikan

Selama pelatihan bagi pelaku ekonomi kreatif ini, peserta mendapatkan berbagai materi praktis dan teoritis, antara lain:

  • Teknik anyaman modern menggunakan bahan alami
  • Teknik batik di media kayu dan inovasi pewarnaan
  • Pemanfaatan limbah batok kelapa menjadi produk bernilai jual tinggi

Kegiatan ini dilaksanakan dengan dukungan penuh dari Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta sebagai lembaga pelatihan nasional yang berpengalaman dalam pengembangan industri kerajinan berbasis budaya lokal.


Dukungan dan Komitmen Pemerintah Daerah

Menurut Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, bapak Muchlis Chalid Botutu, S.AP. pelatihan ini merupakan bagian dari strategi pengembangan ekonomi kreatif daerah yang berkelanjutan.

Harapan kami dengan dilaksanakannya kegiatan ini agar semua peserta pelatihan bisa mengalih ilmu dari semua rangkaian tahapan pembuatan hasil kerajinan yang lebih berkualitas dengan nilai jual ekonomi masyarakat yang semakin terjangkau baik secara nasional maupun global. ujarnya

Dinas juga berharap agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat ditularkan kepada pelaku Ekraf lainnya di desa masing-masing, sehingga dampak dari kegiatan ini bisa dirasakan lebih luas.


Manfaat Pelatihan Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif

Kegiatan ini memberikan banyak manfaat langsung, antara lain:

  • Meningkatkan keterampilan teknis dalam produksi kerajinan
  • Menumbuhkan kreativitas dan inovasi dalam desain produk
  • Memperluas jaringan usaha dan kolaborasi antar pelaku Ekraf
  • Membuka peluang pemasaran ke pasar regional dan nasional
  • Mendorong pemanfaatan potensi lokal secara maksimal

Penutup

Pelatihan bagi pelaku ekonomi kreatif yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Halmahera Tengah ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendorong tumbuhnya industri kreatif berbasis kearifan lokal. Dengan pelatihan yang tepat sasaran dan berkelanjutan, pelaku ekonomi kreatif diharapkan mampu naik kelas dan menciptakan lapangan kerja baru di komunitas masing-masing.

Dinas akan terus melakukan pendampingan, pelatihan lanjutan, serta membuka akses promosi dan pemasaran bagi pelaku ekonomi kreatif Halmahera Tengah ke depannya.

 

Dinas Pariwisata Halmahera Tengah Gelar Pelatihan Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif di Yogyakarta
Scroll to top