KABUPATEN HALMAHERA TENGAH — Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Halmahera Tengah sukses menyelenggarakan Pelatihan Multimedia Tingkatkan Kompetensi Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Halmahera Tengah dengan tema “Pelatihan Multimedia bagi Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai upaya meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal di era digital. Kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni pada 17–18 November 2025, bertempat di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Were Mandiri, Kota Weda.

Pelatihan Multimedia ini secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati, Bapak Mochtar, serta turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bapak M. Subhan Somola, Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata & Ekonomi Kreatif, Bapak Muchlis C. Botutu, dan Camat Kota Weda. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengembangan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Halmahera Tengah, khususnya dalam peningkatan kompetensi digital.
Peserta Pelatihan Multimedia Berasal dari Berbagai Komunitas dan Pelaku Pariwisata
Pelatihan multimedia ini diikuti oleh beragam peserta dari berbagai komunitas, sanggar seni, pelajar, hingga pengelola destinasi wisata. Adapun peserta yang hadir antara lain:
- KPA Bokimaruru
- Pengrajin Anyaman Desa Baka Jaya
- Pelajar SMA sederajat
- Pengelola Destinasi Bokimaruru Weda Utara
- Komunitas Seniman Kota Weda
- PKBM Were Mandiri
- Sanggar Kabata Kota Weda
- Pengelola Wisata Kawinet Desa Sagea
- Komunitas Pariwisata Weda Timur
- Pemuda Patani Barat
- Komunitas Penangkaran Penyu Desa Gemya
- Pemuda Patani Utara Desa Tepeleo
- Seniman Desa Loleo dan Aer Salobar
Keragaman peserta ini menjadi bukti bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Halmahera Tengah memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
Tujuan Pelatihan: Meningkatkan Kreativitas dan Kompetensi Digital
Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata & Ekonomi Kreatif menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan kemampuan peserta dalam bidang desain grafis, fotografi, dan videografi.
- Meningkatkan pemahaman peserta dalam pembuatan konten digital sebagai sarana promosi wisata.
- Menumbuhkan kreativitas dan inovasi pelaku ekonomi kreatif lokal.
- Mendukung strategi promosi pariwisata berbasis digital di Kabupaten Halmahera Tengah.
- Memfasilitasi kebutuhan narasumber, termasuk penjemputan dan pengantaran dari Ternate ke Weda dan sebaliknya.
Dengan tujuan tersebut, pelatihan diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap kualitas promosi wisata daerah, terutama dalam memanfaatkan platform digital seperti TikTok, Instagram, dan media sosial lainnya.
Hari Pertama Pelatihan Multimedia : Teknik Shooting dan Editing Konten Modal Smartphone
Pada hari pertama, peserta Pelatihan Multimedia menerima materi dari bapak Arianto, A.Md.C.DMP, seorang praktisi konten digital. Ia membawakan materi mengenai strategi dan panduan praktis shooting serta editing konten video menggunakan smartphone. Peserta dilatih untuk memahami komposisi gambar, teknik pengambilan video, hingga proses penyuntingan sederhana.



Selain itu, Arianto juga memberikan pelatihan mengenai pembuatan Hook, Story, Value, dan Call to Action (CTA). Keempat elemen ini merupakan fondasi penting dalam pembuatan konten digital yang menarik dan efektif. Materi tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menghasilkan konten yang mampu menarik perhatian audiens sekaligus mempromosikan potensi wisata daerah.
Hari Kedua: Pembuatan Konten Video dan Animasi
Pada hari kedua, pelatihan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diisi oleh ibu Tanti Wulandari, SE yang memberikan materi mengenai pembuatan konten video dan animasi menggunakan aplikasi CapCut untuk keperluan TikTok dan Instagram. Para peserta juga mendapatkan panduan tentang pembuatan konten foto melalui aplikasi Canva.


Materi ini sangat relevan dengan kebutuhan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, mengingat tren promosi destinasi wisata saat ini banyak bertumpu pada konten visual yang kreatif dan menarik. Tanti juga memberikan sesi praktik agar peserta dapat langsung menerapkan teori yang mereka pelajari.
Pada sesi kedua, peserta menerima materi dari Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bapak M. Subhan Somola. Ia membawakan materi mengenai Desain Media Interaksi untuk pembuatan video cerita latar animasi melalui aplikasi AI Pro. Pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas konten multimedia yang dihasilkan oleh peserta.
Antusiasme Peserta Sangat Tinggi
Selama dua hari kegiatan, peserta terlihat sangat antusias mengikuti setiap materi. Mereka aktif bertanya, berdiskusi, dan mempraktikkan teknik-teknik yang diajarkan. Salah satu kesan dari peserta menyebutkan, “Semua materi yang diberikan sangat dimengerti dan di mudah pahami.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa materi pelatihan tersampaikan dengan baik dan mudah dipahami.
Pelatihan Multimedia ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kompetensi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Halmahera Tengah. Kami melihat antusiasme peserta yang sangat tinggi dan kemampuan mereka yang berkembang pesat selama dua hari pelatihan. Materi yang diberikan para narasumber tidak hanya relevan, tetapi juga mudah dipahami dan langsung bisa dipraktikkan. Kami berharap ilmu yang didapatkan dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas promosi destinasi dan produk kreatif di daerah masing-masing. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan terus berkomitmen memberikan ruang belajar dan pengembangan bagi SDM lokal agar mampu bersaing di era digital.” (Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata & Ekonomi Kreatif bapak Muchlis C. Botutu)






Pemerintah Daerah Dorong Promosi Digital melalui Pelatihan Multimedia Tingkatkan Kompetensi Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Halmahera Tengah
Dengan berakhirnya pelatihan ini, pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berharap para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam mempromosikan potensi wisata maupun produk ekonomi kreatif di daerah masing-masing. Pemanfaatan teknologi digital dinilai sebagai strategi yang penting dalam memperluas jangkauan promosi, terutama di tengah perkembangan industri pariwisata modern.
Pelatihan Multimedia ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas SDM pariwisata dan ekonomi kreatif, sekaligus mendorong terciptanya inovasi baru yang dapat memperkuat branding Kabupaten Halmahera Tengah sebagai destinasi wisata yang kaya budaya, alam, dan kreativitas.