Warisan Budaya Tak Benda

Tradisi Coka Iba dan Fanten

Tradisi Coka Iba dan Fanten merupakan budaya yang dilaksanakan oleh masyarakat Halmahera Tengah dalam rangka memperingati hari Maulid Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini dilakukan dengan berzikir dan iringan shalawat semalam suntuk.

The Coka Iba and Fanten traditions are a culture carried out by the people of Central Halmahera to commemorate the birthday of the Prophet Muhammad SAW. This tradition is carried out with dhikr and accompaniment by prayers all night long.

Upacara Eik Bet-Bet

Upacara eik Bet-Bet (Injang Tanah) adalah tradisi untuk menyambut para tamu kehormatan yang baru pertama kali berkunjung. Ritual Eik Bet-Bet sebagai wujud penghargaan atau penghormatan terhadap tamu serta ungkapan rasa syukur akan keselamatan dan rezeki kepada Tuhan yang Maha Esa.

The eik Bet-Bet (Injak Tanah) ceremony is a tradition to welcome guests of honor who are visiting for the first time. The Eik Bet-Bet ritual is a form of appreciation or respect for guests as well as an expression of gratitude for safety and sustenance to God Almighty.

Upacara Fasugal

Upacara Fasugal merupakan salah satu bagian dari rangkaian acara pernikahan adat Halmahera Tengah. Fasugal (sambut menantu) ini dilaksanakan oleh orang tua dan keluarga mempelai pria untuk menyambut menantu (mempelai wanita) yang diboyong oleh mempelai pria kerumah orang tuanya.

The Fasugal ceremony is one part of a series of traditional Central Halmahera wedding events. Fasugal (welcoming the son-in-law) is carried out by the groom’s parents and family to welcome the daughter-in-law (bride) who is brought by the groom to his parents’ house.

Tarian Lala

Tarian Lala adalah tarian tradisional yang seiring perkembangannya dijadikan tarian khas masyarakat Halmahera Tengah. Taria Lala dijadikan sebagai tarian kehormatan dalam komunitas masyarakat Halmahera Tengah hingga saat ini. Tarian ini ditampilkan pada saat acara pernikahan, penyambutan tamu maupun acara adat dan acara tradisional lainnya.

The Lala dance is a traditional dance which over time has become a typical dance of the people of Central Halmahera. The Lala dance is used as an honorary dance in the Central Halmahera community to this day. This dance is performed at weddings, welcoming guests and at other traditional and traditional events.

Bambu Tada

Bambu Tada merupakan salah satu alat musik tradisional Halmahera Tengah yang terbuat dari bambu yang dibentuk menyerupai viol dan digunakan untuk mengiringi lagu-lagu daerah Halmahera Tengah.

Bambu Tada is a traditional Central Halmahera musical instrument made from bamboo shaped like a viol and used to accompany Central Halmahera regional songs.

Scroll to top